JAKARTA (LIGA335) — Cuaca ekstrem kembali mengancam sejumlah wilayah di Indonesia. Prakiraan hujan lebat disertai angin kencang dan petir diprediksi masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan. Kondisi ini membuat masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama di daerah rawan bencana.
Hujan dengan intensitas tinggi sudah dirasakan di berbagai daerah sejak beberapa hari terakhir. Aktivitas warga terganggu, mulai dari perjalanan harian, aktivitas ekonomi, hingga persiapan libur akhir tahun.
“Sekarang hujan bisa datang tiba-tiba dan lama. Kami jadi lebih waspada,” ujar seorang warga di kawasan permukiman padat.
Wilayah Rawan Banjir dan Longsor
Sejumlah wilayah dengan topografi dataran rendah dan perbukitan berpotensi terdampak lebih besar. Banjir, tanah longsor, dan genangan air menjadi ancaman utama akibat curah hujan yang tinggi.
Di beberapa daerah, saluran air yang tidak optimal membuat air hujan cepat meluap ke permukiman. Sementara di wilayah perbukitan, tanah yang jenuh air meningkatkan risiko longsor.
“Kondisi tanah sudah sangat basah. Jika hujan terus turun, potensi longsor cukup besar,” ujar seorang relawan kebencanaan.
Dampak Terhadap Aktivitas Masyarakat
Cuaca ekstrem berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari masyarakat. Banyak warga memilih membatasi aktivitas luar rumah, terutama pada sore dan malam hari saat hujan biasanya turun lebih deras.
Para pedagang kecil mengaku omzet menurun karena sepinya pembeli. Di sisi lain, pekerja sektor transportasi dan logistik harus bekerja ekstra untuk memastikan distribusi tetap berjalan.
“Kalau hujan deras, pelanggan jarang keluar rumah,” kata seorang pedagang pasar.
Kesiapsiagaan Pemerintah dan Warga
Pemerintah daerah bersama BPBD, aparat TNI-Polri, dan relawan telah meningkatkan kesiapsiagaan. Langkah antisipasi dilakukan dengan membersihkan drainase, menyiapkan posko siaga, serta memantau daerah rawan bencana.
Masyarakat juga diimbau melakukan langkah sederhana, seperti memastikan saluran air di sekitar rumah tidak tersumbat dan menghindari lokasi rawan saat hujan deras.
“Pencegahan sejak dini sangat penting untuk mengurangi risiko,” ujar petugas BPBD setempat.
Imbauan Keselamatan Jelang Aktivitas Akhir Tahun
Menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat, terutama saat libur akhir tahun, warga diminta memperhatikan kondisi cuaca sebelum bepergian. Perjalanan darat, laut, dan udara berpotensi terganggu jika cuaca memburuk.
Pengendara diimbau mengurangi kecepatan saat hujan dan menjaga jarak aman. Sementara itu, nelayan dan pengguna transportasi laut diminta menunda aktivitas jika kondisi angin dan gelombang tidak aman.
“Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” kata petugas terkait.
Harapan Cuaca Segera Membaik
Meski cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi, masyarakat berharap kondisi segera membaik agar aktivitas bisa kembali normal. Namun, kewaspadaan tetap diperlukan mengingat perubahan cuaca yang sulit diprediksi.
Cuaca ekstrem dan hujan lebat menjadi pengingat bahwa kesiapsiagaan dan kepedulian lingkungan sangat penting. Dengan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat, dampak buruk cuaca diharapkan dapat diminimalkan.